Sabtu, 07 Agustus 2010

Awas, Rokok Elektronik Tidak Aman!!!

Badan Pengawasan Obat dan Makanan memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektronik yang telah beredar di beberapa kota adalah produk ilegal dan tidak aman.
"Produk ini belum melakukan uji klinis oleh karena itu berbahaya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan produk ini tidak aman dikonsumsi merekomendasikan untuk melarang peredarannya," papar Direktur Pengawasan NAPZA Badan POM, Danardi Sosrosumihardjo, di Jakarta, Jumat (6/8).

Rokok elektronik atau "Elecronic Nicotine Delivery Systems" (ENDS) dipasarkan sebagai pengganti rokok dan diklaim tidak menimbulkan bau dan asap. Bentuknya seperti batang rokok biasa, tetapi alih-alih membakar daun tembakau, seperti produk rokok konvensional, ENDS membakar cairan menggunakan baterai dan uapnya langsung masuk ke paru-paru pemakai.

Marmut Merah Jambu

Masih ingat penulis kocak Raditya Dika? Yup si "Kambing Jantan" kembali menelurkan buku barunya yang kelima, dan tetap pada binatang sebagai judul buku yang diambil. Terpilihlah Marmut Merah Jambu (MMJ) untuk buku barunya yang berkisah tentang cinta.

Bercover putih dengan nuansa pink dan tetap terdapat foto si penulis, MMJ berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Berharap akan tertawa terpingkal-pingkal dan bisa dianggap gila jika ada orang yang melihat sepertinya tidak begitu akan terjadi pada buku MMJ kali ini. Ada 13 kisah cinta yang dibagikan penulis, ya meski tidak semua karena ada tema lain.

Kiat Mudah Melatih Kecerdasan Otak Kita


Hadapilah, saat usia semakin tua ingatan kita cenderung semakin kehilangan ketajamannya. Kita mulai melupakan sesuatu, seperti nama orang, lupa meletakan sesuatu atau pekerjaan yang harus kita lakukan. Tetapi tua bukan berarti otak Anda juga menjadi semakin tumpul. Agar otak selalu bisa terasah dan ingatan pun tetap tajam, berikut beberapa tipnya:

Kanal Air Muktahir Dari Suku Maya


Tim peneliti dari Amerika Serikat baru saja menemukan kanal atau saluran air karya suku Maya di Kota Palenque, Meksiko, yang merupakan contoh pertama rekayasa tekanan air di dunia.

Tim peneliti dari Universitas Pennsylvania itu seorang arkeolog dan ahli hidrologi. Mereka menemukan bukti bagaimana suku Maya menggunakan saluran air yang diatur dengan tekanan, tetapi masih belum diketahui proses detailnya.

"Sistem tekanan air sebelumnya diperkirakan diperkenalkan oleh bangsa Spanyol ketika kedatangannya," ujar peneliti dalam Journal of Archaeological Science edisi terbaru. Tetapi kini ada bukti baru yang lebih tua.

Penentuan Waktu Mesir Kuno

Kapan sebenarnya raja-raja Mesir seperti Tutankhamun atau Ramses II berkuasa? Pertanyaan ini kerap menjadi sumber perdebatan di kalangan sejarawan. Namun, perdebatan itu akan berakhir dengan munculnya teknik baru penanggalan radiokarbon.

Teknik baru tersebut bisa menentukan dengan akurat periode waktu dan kronologi sejarah dinasti Mesir melalui uji materi organik.

Akhirnya kini kalangan arkeolog memiliki catatan yang akurat mengenai periode waktu dan kronologi sejarah dinasti Mesir kuno, pertengahan, dan kerajaan baru berkat teknik penanggalan radiokarbon (radiocarbon dating).

Jumat, 06 Agustus 2010

Stonehenge Menyimpan Monumen Lain???


Para ilmuwan yang meneliti wilayah sekitar Stonehenge menemukan struktur melingkar yang terletak beberapa ratus meter dari monumen yang terkenal itu. Sejauh ini masih menjadi pertanyaan, struktur apakah yang dijumpai tersebut. Tim survei yang menggalinya menduga struktur itu adalah pondasi monumen batang-batang kayu yang disusun melingkar, yang bisa jadi merupakan versi kayu stonehenge.

Namun Tim Darvill, seorang profesor arkeologi dari Universitas Bournemouth di Inggris selatan, berpendapat, yang ditemukan adalah makam prasejarah. Darvill mengatakan, lingkaran itu perluasan dari penemuan-penemuan lain di sekitar Stonehenge dan menunjukkan bahwa banyak hal yang harus dipelajari dan betapa luasnya situs itu sebenarnya. "Pada saat itu, Stonehenge adalah pusat upacara terbesar di Eropa," katanya.

Stonehenge yang terlihat saat ini diperkirakan selesai dibangun sekitar 3.500 tahun yang lalu, meski pekerjaan paling awal sudah dimulai lebih dari 5000 tahun yang lalu. Walau banyak orang telah melakukan penggalian secara terus menerus sejak abad ke-18, saat ini penggalian diawasi dengan ketat. Jadi para arkeolog melakukan pemindaian lahan dengan menggunakan magnet dan sensor radar guna melihat ada apa di sekitar Stonehenge.